Jawabarat

Ringankan Beban Peternak Mikro, Bulog Jabar Guyur 60 Ton Jagung SPHP di Enam Kabupaten

×

Ringankan Beban Peternak Mikro, Bulog Jabar Guyur 60 Ton Jagung SPHP di Enam Kabupaten

Sebarkan artikel ini

BANDUNG,Khabarjabar.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat menyalurkan sebanyak 60 ton jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan guna mendukung keberlangsungan usaha para peternak ayam petelur skala mikro di wilayah Jawa Barat.

Kepala Kanwil Bulog Jawa Barat, Nurman Susilo, menjelaskan bahwa penyaluran jagung SPHP ini bertujuan utama untuk membantu menekan biaya produksi peternak. Komponen pakan ternak selama ini diketahui menjadi salah satu pengeluaran terbesar dalam operasional usaha peternakan ayam petelur.

8c2827ca 5b77 4e9c ad53 0fe7ba64ced9

“Di wilayah Kanwil Bulog Jawa Barat, kegiatan dilaksanakan di enam lokasi, termasuk di Bandung. Total penyaluran jagung SPHP hari ini mencapai 60 ton untuk enam kabupaten,” ujar Nurman saat ditemui di Bandung, Kamis (5/11/2026).

Dalam skema distribusi tersebut, Bulog menjual jagung SPHP kepada pihak koperasi seharga Rp5.000 per kilogram. Selanjutnya, koperasi dapat mendistribusikan kembali kepada para peternak dengan harga eceran tertinggi maksimal Rp5.500 per kilogram.

Nurman menambahkan, hingga saat ini total realisasi penyaluran jagung SPHP di wilayah Jawa Barat secara keseluruhan telah menyentuh angka sekitar 1.100 ton.

Terkait mekanisme penyaluran, Bulog menerapkan prosedur yang ketat dan transparan. Calon penerima harus terlebih dahulu didata oleh dinas terkait di daerah. Data tersebut kemudian diteruskan kepada pemerintah provinsi dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Setelahnya, Bapanas memberikan penugasan resmi kepada Bulog sesuai alokasi tonase, nama koperasi, serta nama dan alamat peternak yang terdaftar.

“Bulog menerima penugasan berdasarkan jumlah tonase, nama koperasi, dan nama peternak. Seluruh penerima sudah terdata berdasarkan nama dan alamat (by name by address),” tegasnya.

Selain menyalurkan bantuan pasokan jagung murah untuk pakan, Bulog Jabar juga berencana melakukan langkah timbal balik berupa penyerapan sebanyak 4,6 ton telur dari peternak di enam kabupaten. Penyerapan ini akan dilakukan secara bertahap hingga bulan depan guna menjaga keseimbangan ekosistem bisnis peternakan.

“Kami berharap dari program ini dapat menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani melalui penyerapan hasil panen oleh Bulog,” pungkasnya.

1fd92773-1ee7-4fd5-b5ff-e6166596c34b-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *