KHABARJABAR – Kawasan perbatasan antara Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah menunjukkan geliat ekonomi yang semakin menjanjikan. Berdasarkan data realisasi investasi yang dihimpun dari 10 daerah yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Antar-Daerah (BKAD) Kunci Bersama, tercatat aliran investasi sebesar Rp42,63 triliun berhasil masuk ke kawasan tersebut.
Capaian angka fantastis ini dihimpun dari akumulasi realisasi investasi sepanjang Triwulan I 2024 hingga Triwulan II 2026. Momentum penguatan investasi ini juga dipertegas melalui ajang Kunci Bersama Summit 2026, yang mempertemukan para kepala daerah dan pemangku kepentingan tingkat nasional untuk mendorong kawasan perbatasan agar menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.
Adapun 10 kabupaten/kota yang tergabung dalam koridor kerja sama Kunci Bersama ini mencakup wilayah perbatasan lintas provinsi di bagian timur Jawa Barat dan barat Jawa Tengah (seperti Kuningan, Cirebon, dan daerah mitra lainnya). Sinergi antarwilayah ini dinilai mampu menutupi keterbatasan masing-masing daerah sekaligus memaksimalkan potensi perdagangan, pariwisata, dan sektor industri penunjang.
Pemerintah pusat melalui kementerian terkait sebelumnya juga telah memberikan dukungan penuh agar kawasan Kunci Bersama dapat terus memperkuat daya saing wilayahnya. Dengan pencapaian nilai investasi yang menyentuh angka Rp42,63 triliun ini, kawasan perbatasan Jabar-Jateng diharapkan tidak hanya menjadi beranda terluar administratif, tetapi juga motor penggerak utama dalam membuka lapangan kerja baru serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat di tingkat regional maupun nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.














