Jawabarat

Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, PLN Cikarang Salurkan 48.000 Liter Air untuk Warga Bekasi

×

Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, PLN Cikarang Salurkan 48.000 Liter Air untuk Warga Bekasi

Sebarkan artikel ini

BEKASI,Khabarjabar.com – Memasuki musim kemarau panjang yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi mengalami kekeringan parah. Kondisi ini membuat sumur warga yang selama ini menjadi sumber utama air bersih dilaporkan telah mengering hingga empat bulan lamanya.

Merespons kesulitan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang bergerak cepat. Melalui kolaborasi antara Srikandi PLN dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Cikarang, mereka menyalurkan total 48.000 liter air bersih secara bertahap sepanjang Oktober 2026.

8c2827ca 5b77 4e9c ad53 0fe7ba64ced9

Penyaluran bantuan ini dilakukan dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi guna memetakan wilayah yang paling membutuhkan. Sebagian besar titik penerima bantuan merupakan kawasan yang belum terjangkau layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), sehingga warga sangat bergantung pada pasokan air tanah.

Manager PLN UP3 Cikarang, Kurniawan Fitrianto, menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah keterbatasan akses air bersih.

“Kami memahami bahwa keterbatasan air bersih berdampak langsung pada aktivitas dan pengeluaran rumah tangga. Melalui kolaborasi Srikandi PLN dan YBM PLN, serta koordinasi bersama BPBD Kabupaten Bekasi, kami berupaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Kurniawan, Jumat (30/10/2026).

Bantuan air bersih ini menyasar 10 lokasi berbeda yang tersebar di empat desa, yaitu Desa Cicau dan Desa Pasirranji (Kecamatan Cikarang Pusat), Desa Serang (Kecamatan Cikarang Selatan), serta Desa Wibawamulya (Kecamatan Cibarusah). Distribusi difokuskan ke permukiman padat warga, fasilitas ibadah, hingga pondok pesantren.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengapresiasi langkah sigap dan kolaborasi lintas sektor yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk dunia usaha seperti PLN, dalam menanggulangi dampak kekeringan di wilayahnya.

Dana pelaksanaan program sosial ini bersumber dari zakat dan infak pegawai PLN yang dikelola melalui YBM PLN UP3 Cikarang. Ketua Srikandi PLN Cikarang, Aprilia Susanti, menambahkan bahwa kegiatan ini juga diselaraskan dengan semangat menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81.

“Air bersih merupakan kebutuhan utama setiap keluarga, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci. Menjelang HLN ke-81, kami ingin berbagi kepedulian yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama para ibu rumah tangga,” pungkas Aprilia.

Melalui sinergi ini, PLN berharap beban masyarakat terdampak kemarau dapat teringankan, sekaligus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi nyata bagi warga.

1fd92773-1ee7-4fd5-b5ff-e6166596c34b-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *