CIANJUR,Khabarjabar.com – Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan dan penyediaan sarana air bersih. Hal tersebut disampaikannya saat menggelar kegiatan reses bersama ratusan warga di Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Selasa (3/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keluhan mendasar mengenai kondisi infrastruktur yang dinilai mendesak untuk segera ditangani, di antaranya perbaikan jalan lingkungan serta pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Menanggapi hal itu, Metty menyatakan bahwa perbaikan jalan dan akses air bersih merupakan kebutuhan vital yang berkaitan langsung dengan aktivitas harian serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, jalan lingkungan yang layak tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal.
“Jalan lingkungan dan air bersih merupakan kebutuhan dasar warga. Aspirasi masyarakat Kertamukti akan kami kawal dan koordinasikan dengan pemerintah daerah agar mendapatkan perhatian sesuai skala prioritas pembangunan,” ujar Metty di sela-sela kegiatan reses.
Ia menegaskan, seluruh masukan yang dijaring dari masyarakat melalui agenda reses ini akan diperjuangkan secara maksimal melalui mekanisme perencanaan anggaran dan penganggaran di tingkat legislatif dan eksekutif.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan reses juga dilaksanakan di Desa Murnisari, Kecamatan Mande. Di wilayah tersebut, warga turut menyuarakan aspirasi terkait perbaikan jalan kabupaten yang masih berupa tanah serta minimnya insentif bagi guru mengaji, ketua RT, dan ketua RW. Sebagai bentuk kepedulian nyata, Metty turut memberikan bantuan paket insentif secara pribadi kepada para guru mengaji dan pengurus RT/RW yang hadir.
Melalui kegiatan reses di berbagai wilayah ini, DPRD Cianjur berharap komunikasi dan sinergi antara masyarakat, legislatif, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin erat, sehingga setiap program pembangunan desa dapat direalisasikan secara tepat sasaran.













