ca18d6af-c92f-433e-8866-c878fa08c99c-1-1
Jawabarat

Pilkades Serentak 2026 Pakai Sistem Digital, Dedi Mulyadi Klaim Lebih Efisien dan Transparan

×

Pilkades Serentak 2026 Pakai Sistem Digital, Dedi Mulyadi Klaim Lebih Efisien dan Transparan

Share this article

BANDUNG,Khabarnet.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi mendorong penerapan sistem pemilihan kepala desa (Pilkades) berbasis elektronik atau e-voting di berbagai wilayah. Inisiatif digitalisasi ini dinilai mampu membawa efisiensi besar karena proses pemungutan suara menjadi jauh lebih cepat dan hemat anggaran.

Dalam keterangannya, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam Pilkades merupakan solusi konkret untuk menekan biaya politik sekaligus memangkas pengeluaran logistik konvensional, seperti biaya pencetakan kertas suara.

8c2827ca 5b77 4e9c ad53 0fe7ba64ced9

“Pilkades digital dinilai lebih cepat dan hemat. Melalui sistem e-voting, penghitungan suara dapat dilakukan secara instan dengan transparansi yang lebih terjaga,” ujar Dedi Mulyadi.

Tercatat pada tahun 2026 ini, penerapan Pilkades digital dijadwalkan merambah hingga ratusan desa di Jawa Barat, termasuk di antaranya 565 desa yang bersiap mengaplikasikan sistem pemilihan modern tersebut.

Langkah transformasi digital di tingkat desa ini tidak hanya berfokus pada kecepatan rekapitulasi suara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengeluaran anggaran dan mewujudkan efisiensi tata kelola pemerintahan desa. Kendati demikian, pemerintah provinsi tetap menekankan pentingnya penguatan literasi digital serta kesiapan infrastruktur internet di tingkat lokal agar partisipasi masyarakat tetap optimal dan inklusif.

Dengan sistem e-voting ini, pelaksanaan Pilkades di Jawa Barat diharapkan dapat menjadi percontohan nasional dalam hal pemanfaatan teknologi untuk mewujudkan pemilu tingkat desa yang lebih modern, efektif, dan akuntabel.

1fd92773-1ee7-4fd5-b5ff-e6166596c34b-1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *